Manusia Sebagai Organisasi Poker

Manusia Sebagai Organisasi Poker – Manusia dikatakan mempersatukan organisasi poker berdasarkan tujuan, karena masyarakat pada hakekatnya adalah suatu organisasi poker. Revolusi manusia bermasyarakat berarti mänusia berorganisasi sebagai suatu bentuk pusat berita hari ini organisasi poker, maka ada manajemen yang berlaku, ada yang memimpin dan ada yang dipimpin, ada perbedaan atau pembagian tugas revolusi manusia poker. Sebagai contoh organisasi terkecil atau masyarakat terkecil adalah suami dan istri yang terikat dalam perkawinan yang sah, suami ditetapkan sebagai kepala keluarga dan istri sebagai ibu rumah tangga.

Ada tugas pokok dalam organisasi poker (keluarga), yaitu sebagai kepala keluarga suami wajib mencari nafkah dan istri sebagai ibu rumah tangga wajib mengurus rumah. Dikatakan tugas pokok maksudnya agar tidak disalahartikan, sebab dalam kenyataannya suami bekerja dan istri juga bekerja, suami mencari nafkah dan istri juga mencari nafkah. Kalau ada organisasi poker tidak bekerja dan hanya tinggal di rumah, sedangkan istri membanting tulang mencari nafkah, maka dapat dikatakan bahwa itu tidak sesuai dengan tugas pokoknya, bahkan mungkin ada yang sampai mengatakan itu tidak sesuai dengan kodratnya. Adanya pembagian tugas dan luas ruang lingkup dari tugas dan kewenangannya adalah tergantung bentuk masyarakatnya.

Seorang filosof Yunani yang bernama Aristoteles (384-322 SM) mengatakan bahwa manusia pada hakekatnya adalah organisasi poker zoon politicon, artinya manusia adalah makhluk sosial, sebagai makhluk sosial tidak mungkin dapat hidup tanpa organisasi poker bermasyarakat. Manusia selalu hidup di tengah-tengah dan dalam pergaulan dengan sesama manusia (man is a social being) adalah merupakan pembawaan manusia, bahkan dapat dianggap sebagai insting yang terjadi dengan sendirinya secara turun temurun yang dibawa sejak lahir.

Sebagai akibat keberadaan manusia yang sejak lahir sudah berada di tengah-tengah kedudukan ilmu yang lain, minimal ia ada dan berada di dekat organisasi poker masyarakat yang melahirkannya. Kalau ada manusia yang hidup terpisah dengan manusia poker lain, misalnya sedang bertapa dan hidup menyendiri di kedudukan ilmu poker masyarakat organisasi, di tepi laut atau di tengah hutan belantara, atau seperti kasus Robinson Crusoe yang terdampar di pulau kosong, atau Tarsan yang hidup di tengah hutan bersama binatang, itu semua adalah merupakan kekecualian organisasi poker.

Setiap manusia sebagai organisasi poker mempunyai kepentingan. Kepentingan adalah tuntutan organisasi perorangan atau kelompok yang diharapkan untuk dipenuhi manusia poker. Setiap manusia adalah pendukung atau peyandang kepentingan (Mertokusumo, 1986: 1). Manusia hidup bermasyarakat karena terdorong agar kepentingankepentingannya atau tuntutan-tuntutannya, baik sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial, terpenuhi dan terlindungi.

Manusia hidup bermasyarakat dalam organisasi poker, bukan semata-mata agar kepentingan-kepentingannya terpenuhi, tetapi juga agar kepentingan-kepentingan yang telah terpenuhi itu juga dapat terlindungi. Memang kepentingan-kepentingan organisasi poker yang tidak sedikit itu belum tentu dapat terpenuhi semua, atau dapat terpenuhi namun tidak sepenuhnya. Hal tersebut di samping tiap-tiap manusia mempunyal kepentmgan yang banyak dalam organisasi poker, alat pemuas atau pemenuhan kepentingan jumlah terbatas, sehingga diantara yang satu dengan yang lain dapat saling bertabrakan.

Manusia hidup bermasyarakat, kemungkinan disebabkan: organisasi poker: merasa tertarik satu sama lain; merasa memerlukan bantuan atau perlindungan online dari orang lain; merasa mempunyal kesenangan yang sama; merasa mempunyai hubungan kerja dengan orang lain dan lain sebagainya. Di samping itu, sebenamya ada tuntutan kesatuan biologis poker online yang terdapat pada naluri manusia, yang mendorong manusia hidup bermasyarakat, yaitu antara lain: hasrat untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, hasrat untuk mengembangkan keturunan organisasi poker; hasrat untuk membela din.