OKEZONE WEEK-END: Pemanfaatan Keranjang Daun Koli, Pintal Tangan Sampai Kulit Siput, Cara-Cara Pembuatan Benang Tradisional : Okezone Lifestyle KORAN TERBARU

Kabar hari ini menginformasikan tentang OKEZONE WEEK-END: Pemanfaatan Keranjang Daun Koli, Pintal Tangan Sampai Kulit Siput, Cara-Cara Pembuatan Benang Tradisional : Okezone Lifestyle.

DALAM berkehidupan, kebutuhan sandang alias pakaian merupakan salah satu kebutuhan utama manusia selain pangan dan papan. Seiring dengan perkembangan waktu, bisa dibilang kini seolah-olah fungsi dari pakaian untuk manusia bukanlah hanya sebagai untuk menutupi tubuh saja, namun kini juga sebagai penanda status sosial seiring dengan pengaruh akan tren dunia fesyen.

Bicara soal pakaian, seperti dihimpun dari berbagai sumber disebutkan bahwasanya secara umum industri tekstil Indonesia sendiri hadir dengan daya saing yang cukup baik di pasar global, karena Indonesia punya industri yang terintegrasi mulai dari hulu sampai hilir, yakni dari produk benang (pemintalan), pertenunan, rajutan, dan produk akhir.

BACA JUGA:

Disebutkan lebih lanjut, industri pemintalan Indonesia adalah industri yang besar di kawasan Asia dan Oceania. Industri produk benang ini, termasuk sebagai industri intermediate dari industri tekstil, yang di mana memproses bahan baku berupa kapas, rayon fiber, acrylic dan polyester staple fiber menjadi benang, industri yang juga disebut sebagai industri spinning menghasilkan output berupa benang yang berbeda-beda jenisnya berdasarkan bahan bakunya. Output berupa benang dikonsumsi oleh industri weaving untuk ditenun menjadi kain (facbric) dan ada juga yang dikonsumsi oleh industri knitting untuk dirajut menjadi kain rajut.

Nah, jika soal macam cara pembuatan benang ini sendiri, benang tidak hanya bisa dihasilkan dengan alat mesin berteknologi canggih misalnya seperti dengan mesin carding hingga mesin mach conner. Benang juga disebutkan dapat dibuat dengan metode konvensional yang tradisional, misalnya dengan cara memanfaatkan kayu.

Cara membuat benang dengan bantuan alat kayu ini, kurang lebih dilakukan dengan cara yakni memotong kayu menjadi sepotong yang memiliki panjang sekitar 20 sentimeter, lalu kemudian diraut hampir sama dengan untuk menjadi luli kayu. Setelah itu, ambil sebuah kulit siput yang dipotong menjadi dua lalu ambil bagian mulutnya dan buang bagian bokong atau pantatnya.

Selanjutnya, ambil sepotong kayu yang sudah disiapkan tadi kemudian masukkan kulit siput tersebut ke bagian ujung runcing kayu, cara ini bertujuan agar kayu tersebut menjadi mempunyai pemberat karena disebutkan bahwa jika kayu tidak dipasang kulit siput tersebut maka kayu akan menjadi ringan sehingga proses pemintalan kapas menjadi benang menjadi lebih lama.

Alat tradisional lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk memintal kapas menjadi benang, ialah dengan menggunakan keranjang dari daun koli, yakni daun dari pohon koli yang mirip dengan pohon kelapa. Untuk memintal kapas jadi benang ini, dibutuhkan keranjang anyaman daun koli yang berukuran sebesar tangan orang dewasa. Kemudian kapas akan digiling dengan menggunakan keranjang kecil, bambu, dan kulit kalabasa.

Kemudian kapas ditarik dan dipintal sedikit menjadi benang lalu diikat di ujung atas luli kayu tadi, sementara itu tangan kiri digunakan untuk memegang keranjang koli tadi sedangkan sedangkan tangan kanan memantik luli kayu supaya mulai memutar seperti gasing, barulah tangan tangan kanan mulai menarik kapas secara pelahan-lahan dipintal menjadi benang. Setelah panjang benang mencapai panjang sekitar 1 ½ meter, barulah dililit ke alat luli kayu berulang kali sampai luli kayu penuh.

BACA JUGA:

Mengenal Motif Kain Tenun Khas Dayak, Idenya Lahir dari Mimpi sang Penenun saat Tidur

FASHION HERITAGE: Sulam Karawo Gorontalo Siap Melenggang di New York Fashion Week 2018

Terakhir, pemintalan bahan serat untuk bisa menjadi benang juga bisa dilakukan memakai tangan. Caranya ialah dengan membuka serat yang telah disiapkan sebelumnya (baik itu serat kapas, rami, ataupun polyester), lalu buka gumpalan serat dengan tangan agar kotoran yang ada bisa terjatuh.

Lalu kecilkan gumpalan kapas dengan cara menarik gumpalan serat secara perlahan-lahan, setelah itu beri twist atau pelintiran pada umpalan serat yang telah dikecilkan tadi agar bisa menjadi benang. Terakhir, tinggal gulung benang yang sudah jadi tersebut.

Kabar terbaru yang valid menurut kabar berita tentang OKEZONE WEEK-END: Pemanfaatan Keranjang Daun Koli, Pintal Tangan Sampai Kulit Siput, Cara-Cara Pembuatan Benang Tradisional : Okezone Lifestyle.